Lewati ke konten
Berita Utama

Cegah Banjir Susulan, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Sungai Somi di Halmahera Utara

PU

Teddy

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar

04 November 2026 2 menit baca 5
Cegah Banjir Susulan, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Sungai Somi di Halmahera Utara
Dokumentasi Humas Bapekom PU Makassar

MAKASSAR – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani banjir yang merendam permukiman warga di Desa Tabobo, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Upaya penanganan dilakukan melalui pengerahan personel ke lokasi terdampak, penggalian sedimen sungai, serta persiapan

MAKASSAR – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani banjir yang merendam permukiman warga di Desa Tabobo, Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Upaya penanganan dilakukan melalui pengerahan personel ke lokasi terdampak, penggalian sedimen sungai, serta persiapan pembangunan tanggul darurat untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan Sungai Somi meluap hingga menggenangi kawasan permukiman warga. Ketinggian air diperkirakan mencapai lutut orang dewasa.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya menjadi bagian penting dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

“Kementerian PU mengerahkan personel dan peralatan agar dampak bencana terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Prioritas utama adalah memulihkan akses masyarakat, memperbaiki tanggul, dan memastikan aliran sungai kembali lancar sehingga risiko banjir susulan dapat ditekan,” ujar Dody.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa tim reaksi cepat BWS Maluku Utara telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan survei dan mengidentifikasi penyebab terjadinya limpasan air sungai (overtopping) di Sungai Somi, Desa Tabobo.

Selain itu, BWS Maluku Utara tengah menyiapkan mobilisasi satu unit excavator dari Halmahera Barat guna mempercepat proses penanganan di lapangan.

Sebagai langkah penanganan darurat, perbaikan alur sungai akan dilakukan melalui penggalian material sedimen yang menghambat aliran air. Material hasil galian tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk membangun tanggul darurat sebagai penahan limpasan air agar genangan tidak semakin meluas ke kawasan permukiman.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengendalikan aliran Sungai Somi sekaligus mengurangi potensi banjir susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah tersebut.

Kementerian PU juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan kenaikan debit air sungai secara cepat. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta terus memantau kondisi aliran air dan segera menuju tempat yang lebih aman apabila terjadi peningkatan debit secara tiba-tiba.

Melalui penanganan darurat ini, Kementerian PU berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan penanganan berjalan optimal serta memberikan perlindungan bagi masyarakat dari risiko bencana banjir.

#PU608 #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #2TahunGerakNyata

Rujukan Resmi Siaran Pers

Naskah warta ini disinkronisasi dari portal resmi Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar: /detailpost/cegah-banjir-susulan-kementerian-pu-gerak-cepat-tangani-sungai-somi-di-halmahera-utara

Zoomed