Lewati ke konten
Berita Utama

Hadapi Musim Hujan, Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir Krueng Aceh Siap

PU

Teddy

Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar

02 November 2026 2 menit baca 4
Hadapi Musim Hujan, Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir Krueng Aceh Siap
Dokumentasi Humas Bapekom PU Makassar

ACEH BESAR – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kesiapan infrastruktur pengendali banjir dan perkuatan tebing Sungai Krueng Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, dalam menghadapi musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi.

ACEH BESAR – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan kesiapan infrastruktur pengendali banjir dan perkuatan tebing Sungai Krueng Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, dalam menghadapi musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi.

Kepastian tersebut disampaikan saat Dody meninjau langsung kawasan Sungai Krueng Aceh. Dari hasil peninjauan, secara umum kondisi infrastruktur pengendali banjir dinilai sudah baik. Namun, penanganan muara sungai perlu menjadi perhatian agar aliran air menuju laut tetap lancar.

“Kondisi infrastrukturnya sudah bagus, ke depannya mungkin muaranya yang mesti kita perhatikan. Jadi muaranya harus segera kita dredging agar pergerakan air bisa lebih lancar dan sedimen bisa ikut terdorong ke laut,” ujar Dody.

Sungai Krueng Aceh memiliki panjang sekitar 145 kilometer dengan luas daerah aliran sungai (DAS) mencapai 1.755 kilometer persegi. Sungai ini direncanakan mampu menampung debit banjir hingga 1.300 meter kubik per detik.

Untuk mengurangi risiko erosi dan longsoran tebing, Kementerian PU telah melakukan pemasangan batu boulder sepanjang 428 meter, terdiri dari 175 meter di sisi kiri dan 253 meter di sisi kanan sungai. Selanjutnya, pemasangan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) dan pembangunan dinding penahan tanah direncanakan pada 2027.

Dody menegaskan, penanganan akan difokuskan terlebih dahulu pada pengerukan muara, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kawasan muara dan normalisasi sungai agar sedimentasi tidak kembali menghambat aliran air.

Selain itu, Kementerian PU juga memperkuat mitigasi bencana di sejumlah wilayah Aceh melalui pembangunan sabo dam. Dari rencana sekitar 40 unit, enam unit ditargetkan selesai pada 2026, dengan pembangunan bertahap hingga 2028 dan rencana penambahan sehingga total mencapai 42 unit.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kementerian PU berkomitmen meningkatkan kapasitas pengendalian banjir, memperkuat perlindungan kawasan rawan bencana, serta menjaga keselamatan masyarakat dan infrastruktur di Provinsi Aceh.

#PU608 #SigapMembangunNegeriUntukRakyat #2TahunGerakNyata

Rujukan Resmi Siaran Pers

Naskah warta ini disinkronisasi dari portal resmi Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah VIII Makassar: /detailpost/hadapi-musim-hujan-menteri-dody-pastikan-infrastruktur-pengendali-banjir-krueng-aceh-siap

Zoomed